Kepala Sekretariat Bawaslu Surabaya Batal Dirombak

Jumat, 11 Jan 2019 | 02.00 WIB

Kepala Sekretariat Bawaslu Surabaya Batal Dirombak

Alfa Virta Rachmawan. (Windhi/Centroone)



Posisi Kepala Sekretariat Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Surabaya yang sempat diganti, kini dikembalikan ke pejabat semula. Pejabat semula adalah Alfa Virta Rachmawan, seorang ASN dari BPB dan Linmas (sebelumnya Bakesbang Linmas, red) Kota Surabaya yang sempat digantikan Bagus, ASN dari Dinas Koperasi Kota Surabaya berdasarkan SK dari Sekkota Surabaya. Padahal, jabatan di Bawaslu itu akan berakhir hingga usai pelaksanaan Pemilu 2019, sesuai SK yang dikeluarkan Bawaslu RI.

Kabarnya pergantian itu karena ada usulan dari oknum di Bawaslu Kota Surabaya. Namun setelah ada protes dari yang bersangkutan, jabatan itu pun dikembalikan.

Penggantian Kepala Sekretariat Bawaslu Surabaya ini dilakukan pada 4 Januari 2019 melalui SK Sekkota Surabaya bernomor 800/162/436.8.3/2019. Karena ketidaktahuan Sekkota dan suratnya jelas melanggar SK Bawaslu RI, maka pada Kamis (10/1/2019) dikeluarkanlah SK baru bernomor 800/399/436.8.3/2019 yang mengacu pada surat Bawaslu Provinsi nomor 017/K.Bawaslu-Prov.JI.38/HM,02.00/I/2019 tertanggal 9 Januari 2019, perihal peninjauan kembali surat Sekkota Surabaya. Akhirnya Alfa Virta Rachmawan kembali menjabat sebagai Kepala Sekertariat Bawaslu Kota Surabaya.

Saat dikonfirmasi, Alfa mengatakan, perhari ini jabatannya telah dikembalikan sebagai Kepala Sekretariat Bawaslu Surabaya. "Saya tidak tahu, tiba-tiba saya dikasih surat begitu saja, dipanggil diruangannya pak Eddi Chritianto (Kepala BPB dan Linmas, red). Di ruang itu sudah ada orang dari BKD (Basyari dan Tatang) serta ada Pak Eddi dan Pak Dedi, sekertarisnya," aku Alfa.

Alfa mengakui perihal kronologi pencopotannya sebagai Kepala Sekertariat Bawaslu Surabaya. Menurutnya Kepala Bawaslu Kota Surabaya Hadi Margo Sambodo yang mengusulkan dirinya diganti dengan tenaga PNS lain dari Pemkot Surabaya. "Lah itu nggak tahu, lewat belakang. Tidak ada konfirmasi sebelumnya ke saya, langsung kirim ke pemkot. Ternyata mereka (Bawaslu-red) belum koordinasi dengan Bakesbang (BPB dan Linmas)," ungkap Alfa. (windhi/by)