Pengolahan Limbah B3 Dipastikan Wali Kota Dibangun Tahun Ini

Kamis, 11 Jul 2019 | 21.24 WIB

Pengolahan Limbah B3 Dipastikan Wali Kota Dibangun Tahun Ini

Wali Kota Risma usai menghadiri paripurna di dewan (windhi/centroone)


Centroone.com - Tempat pengolahan limbah bahan beracun berbahaya (B3) di Surabaya, dipastikan dibangun tahun ini. Kepastian itu disampaikan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini usai mengikuti rapat paripurna di DPRD Kota Surabaya, Kamis (11/7/2019).

"Kita memang pelu memiliki  itu, karena ada 400-an lebih yang harus dilayani. Bukan hanya rumah sakit tapi klinik serta tempat praktik dokter," ujar Wai Kota Risma.

Wali Kota Risma menambahkan, rencana ini sudah disampaikan ke Kementerian Lingkungan Hidup dan mendapat dukungan penuh. Sedangkan kelengkapan lain seperti izin AMDAL juga sudah disiapkan. "Apalagi sekarang kan tempat pembuangan limbah B3 di Jawa Barat sedang bermasalah. Surabaya butuh itu," tegasnya.

Sementara Ketua Badan Pembuat Perda (BPP) DPRD Kota Surabaya M Mahmud mengatakan, kalau pembangunan pengolahan limbah B3 butuh Peraturan Daerah (Perda). Dewan masih melakukan proses pembentukan panitia khusus (Pansus) pembahasan raperda itu.

"Diawali dengan rapat paripurna pandangan fraksi, kemudian paripurna jawaban wali kota lalu dibentuklah pansus," jelasnya.
Mahmud menambahkan, kalau pihak Pemkot Surabaya sudah mengirimkan materi Raperda soal rumah sakit. "Tapi ini baru satu komponen saja, karena Raperda ini cakupannya luas bukan hanya rumah sakit, tapi tempat industri juga yang selama ini diam-diam membuang limbah ke sungai," terangnya.

Karenanya judul Raperda itu nantinya Raperda Pengolahan Limbah B3. Rencana pembangunan pengolahan limbah B3 oleh Pemkot Surabaya mendapat dukungan dari kalangan dewan. Menurut Mahmud dengan memiliki pengolahan limbah B3 sendiri akan mengurangi resiko dampak negatif, mengurangi cost pengeluaran dan juga bisa menjadi pendapatan daerah.

"Saya bersama Pemkot Surabaya pernah melihat lokasinya di kawasan Romokalisari, memang tempatnya jauh dari pemukiman. Sementara kantor kelurahan yang ada di sana nantinya akan dipindah,'' pungkasnya. (windhi/by).