Partai Politik Peraih Suara Terbanyak Belum Tentukan Pimpinan Dewan

Selasa, 13 Ags 2019 | 21.00 WIB

Partai Politik Peraih Suara Terbanyak Belum Tentukan Pimpinan Dewan

Saat penetapan nama-nama anggota DPRD Surabaya dari Dapil 1. (WIndhi/Centroone)


Centrone.com- Sebanyak 50 anggota DPRD Surabaya periode 2019-2024 telah ditetapkan KPU Kota Surabaya di Novotel Hotel Jl Ngagel. Mereka akan dilantik di DPRD Surabaya pada 24 Agustus 2019 setelah anggota dewan lama periode 2014-2019 masa jabatannya berakhir pada 23 Agustus 2019.

Kini ada gonjang-ganjing siapa yang bakal jadi pimpinan dewan? Memang dari perolehan suara terbanyak, ada empat partai politik yang berhak mendapat jatah kursi pimpinan dewan. Empat partai itu adalah PDI Perjuangan, PKB, Gerindra dan PKS.

Yang jelas, PDI Perjuangan mendapat jatah sebagai ketua DPRD Surabaya, sedangkan tiga partai politik lainnya mendapat jatah sebagai wakil ketua DPRD Surabaya. Di masing-masing kader keempat partai politik itu juga enggan berkomentar soal siapa yang bakal ditunjuk partainya jadi pimpinan dewan.

Diakui Sekretaris Partai Gerindra Surabaya AH Thoni yang juga terpilih menjadi anggota dewan baru, sampai saat ini pihaknya belum tahu tentang siapa yang akan menjadi pimpinan dewan. "Kita kan tahu di Gerindra seperti apa, semua tergantung dari DPP. Tapi kita seluruh anggota dewan terpilih sudah diminta mengumpulkan curriculum vitae, mungkin dari situ bisa ditunjuk siapa yang akan dipilih," ungkap AH Thony.

Begitu juga dari pihak PKS, juga belum tahu tentang siapa yang akan jadi pimpinan dewan. Menurut staf Fraksi PKS, kelima anggota baru yang terpilih, semuanya memiliki potensi. Namun dari informasi yang beredar, ada dua nama yang terkuat, yakni Achmad Suyanto selaku Ketua DPD PKS dan Reni Astuti. "Semua masih digodok partai, jadi belum tahu siapa yang akan dipilih," kata staf tersebut.

Untuk masalah pimpinan dewan, Komisioner KPU Kota Surabaya Subairi menegaskan, bukan wewenang penyelenggara Pemilu. "Tugas kita sudah berakhir sampai penetapan nama ke-50 anggota DPRD Kota Surabaya saja. Penentuan nama siapa yang bakal menjadi pimpinan dewan dan pimpinan fraksi adalah tugas partainya masing-masing," ujar Subairi. (windhi/by)