Lebih Kencang, Huawei WiFi Q2 Pro Didukung Protokol IPv6 Terbaru

Jumat, 13 Sep 2019 | 14.00 WIB

Lebih Kencang, Huawei WiFi Q2 Pro Didukung Protokol IPv6  Terbaru

Huawei WiFi Q2 Pro saat diperkenalkan (Huawei)


Centroone.com - Di IFA 2019 lalu, Huawei turut memperkenalkan sistem Wi-Fi rumah generasi terbaru,  WiFi Q2 Pro.

Sebagai router berbasis satelit generasi ketiga dari Huawei,  WiFi Q2 Pro fokus pada mengatasi masalah interferensi yang terjadi selama transmisi sinyal jaringan. 

Menggunakan Gigahome 5630 gigabit PLC modem chip dari Huawei dan teknologi PLC Turbo, WiFi Q2 Pro mampu mengurangi noise sinyal dan meningkatkan kualitas komunikasi antara router basis dan satelit. Dibandingkan dengan pendahulunya, WiFi Q2 Pro mencapai kecepatan networking yang jauh lebih tinggi dan mengurangi latensi.


WiFi Q2 Pro 3 Pack versi Hybrid menggunakan teknologi Wi-Fi 5 GHz dan hybrid networking PLC serta jaringan Wi-Fi untuk menawarkan kecepatan koneksi teoritikal hingga 1,867 Mbps, cocok untuk kebutuhan di rumah dengan akses broadband yang cepat.  Selain peningkatan performa jaringan hingga 50%-120%,  WiFi Q2 Pro masih membawa fitur plug-and-play dari pendahulunya, dan memungkinkan koneksi hingga 15 satelit untuk setiap basis konfigurasi, jauh melangkahi jumlah router sekunder untuk produk serupa. Ini memastikan setiap sudut di rumah yang luas memiliki akses untuk koneksi internet super cepat.

Untuk menyediakan konektabilitas Wi-Fi yang cerdas,  WiFi Q2 Pro mendukung roaming dual-band auto-selection dan mulus, secara otomatis menghubungkan pengguna ke hotspot dan frekuensi band dengan sinyal paling kuat, serta mengoptimalkan saluran Wi-Fi untuk menghindari interferensi dari sinyal sekitarnya.

Sementara itu untuk konfigurasi yang lebih nyaman, teknologi identifikasi port jaringan otomatis memudahkan pengguna dari port WAN dan LAN yang memusingkan. Selain itu, router yang baru bisa mendapatkan password Wi-Fi secara otomatis dari router yang lama saat dihubungkan, untuk akses Internet yang langsung.

WiFi Q2 Pro juga mendukung protokol komunikasi jaringan IPv6 generasi berikutnya, untuk mendukung privasi pengguna dan keamanan jaringan. Dibandingkan dengan protokol IPv4, IPv6 memiliki suplai alamat yang sangat berlimpah. Alamat IPv6 didapatkan secara acak dengan mengkombinasikan alamat IP yang dikeluarkan oleh server penyedia layanan Internet, dengan alamat MAC perangkatnya sendiri, menjadikannya lebih sulit untuk dimasuki. By